Februari 28, 2020 Komoditas Ekspor Provinsi Maluku Utara yang Berpotensial di Pasar Ekspor Internasional

Komoditas Ekspor Provinsi Maluku Utara yang Berpotensial di Pasar Ekspor Internasional

Potensi Ekspor Provinsi Maluku Utara – Provinsi Maluku utara merupakan bagian dari Provinsi Maluku. Pada awalnya, ibu kota dari provinsi Maluku adalah Ternate, namun pada tanggal 04 Agustus 2010 dipindahkan ke kota Sofifi yang terletak di pulau Halmahera. Maluku Utara memiliki luas wilayah seluas 31,982 meter persegi. Sedangkan wilayahnya dihuni oleh 1.209.342 jiwa. Delapan kabupaten dan kota madya adalah wilayah yang membuat Provinsi Maluku Utara dapat menyediakan berbagai produk ke luara negeri.

Seperti yang telah diketaui bersama bahwa Provinsi Maluku Utara dikenal dengan baharinya, namun selain itu provinsi ini juga memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Oleh sebab itu, di sini akan sedikit dipaparkan tentang keberagaman hasil bumi Maluku yang dapat diminta ke luar negeri.

Potensi Ekspor Provinsi Maluku Utara yang Tak Banyak Orang Tahu

Ada beberapa perdagangan yang selalu menjadi andalan ekspor di daerah maluku, diajukan; produk hutan, agriproduk / produk peerkebunan, kelautan / perikanan, produk pertambangan, inudtri / manufaktur, dan akses distribusi.

Produk Kehutanan

Kawasan Maluku Utara memiliki lahan hutan yang cukup luas dan terbagi menjadi lima kawasan. Kawasan pertama yaitu hutan lindung (683,75 ha), lalu hutan produksi terbatas (675,5 ha), hutan produksi (497,6 ha), hutan konversi (956,625 ha), dan PPA hutan terakhir (48 ha) ). Di antara semua kawasan hutan, Hutan diterbitkan adalah yang paling luas. Sementara Kawasan Hutan PPA adalah kawasan prioritas. Luas Hutan di Maluku Utara mencapai 2.861.475 ha.

Produk Perkebunan

Provinsi Maluku Utara juga memiliki lahan yang dapat menampung kebutuhan para penduduk. Produk perkebunan sendiri terbagi dua buah dan sayur mayur. Ada begitu banyak produksi yang dikembangkan, jadi ladang ini selalu berkembang setiap tahun. Berikut contoh buah atau sayur yang disajikan oleh Maluku utara:

Potensi Ekspor Provinsi Maluku Utara
  1. Bawang daun
  2. Kentang
  3. Kubis
  4. Tomat
  5. Bayam
  6. Wortel
  7. Alpukat
  8. Kelapa
  9. Cengkeh
  10. Bawang merah, dan masih banyak lagi.

Dari sekian banyak produksi yang dihasilkan, perkebunan yang memperoleh peringkat tertinggi dalam survei yang diadakan pertahun 2015, jumlah produksinya mecapai 231.619 ton. Selain itu, perkebunan kakao (pohon coklat), serta tanaman rempah-rempah juga menghasilkan produksi yang cukup tinggi setelah perkebunan kelapa. Namun, tidak semua daerah di Provinsi Maluku Utara aktif dalam menyumbangkan hasil kompetisinya, dari sekian banyak daerah hanya ada beberapa saja. Daerah yang paling produktif menghasilkan banyak perkebunan adalah Kabupaten Halmahera selatan, Halmahera Utara, dan Halmahera Barat.

Produk Kelautan (Produk Perikanan)

Perairan Maluku dikenal sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya ikan sejenis cakalang dan tuna. Menurut siklus yang sedang berlangsung, bibit ikan cakalang dan tuna berasal dari Jepang dan terbawa arus menuju selatan hingga ke Maluku, termasuk juga Sulawesi, dan teluk Tomini. Sesampainya di kapal Indonesia, ikan-ikan tersebut sudah siap ditangkap. Selain memancing dengan melaut, mereka juga melakukan budidaya perikanan.

Potensi Ekspor Provinsi Maluku Utara

Ada beberapa budidaya seperti budidaya rumput laut, tambak, keramba dan lainnya. Dalam hal budidaya rumput laut paling banyak menhasilkan produksinya. Sementara jaring apung tawar sedikit menyumbangkan hasil produksi. Hasil survei menyetujui jika produksi perikanan tangkap pada tahun 2015 mencapai 251.816,73 ton.

Sumber : misterexportir

Tinggalkan Balasan

Dapatkan Diskon Rp100.000!  Cukup dengan masukkan kode kupon : ATOMEAJA