Juni 3, 2021 Pemkot Tikep dan Unkhair Bersinergi Kembangkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Pemkot Tikep dan Unkhair Bersinergi Kembangkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Jamaludin Badar

KBRN, Tidore : Sarasehan Regional Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Maluku Utara dalam rangka Dies Natalis ke-57 Universitas Khairun Ternate Rabu (2/6/2021) berlangsung di Aula Sultan Nuku, Kantor Wali Kota Tidore Kepulauan

Sarasehan yang dibuka Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan, Jamaludin Badar atas nama Wali Kota tersebut dihadiri Forkompimda Kota Tidore Kepulauan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Utara, Perwakilan Bank Indonesia, serta para Camat dan Lurah se-Kota Tidore Kepulauan serta komunitas dan LSM yang bergerak dalam ekosistem pariwisata.

Staf Ahli Bidang Politik dan Pemerintahan, Jamaludin Badar memberikan apresiasi kepada Unkhair yang secara konsisten dan berkelanjutan selama 57 tahun telah memberikan kontribusi berharga untuk pembangunan daerah khususnya di sektor pariwisata.

Ikatan kuat dan kerja sama yang telah berjalan dengan sangat baik selama ini antara Unkhair dan Pemda Kota Tikep, terutama dalam kemajuan pariwisata di Maluku Utara khususnya di Kota Tikep kiranya dapat dipertahankan dan bahkan terus ditingkatkan.

”Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pemangku kepentingan sektor pariwisata yang telah menjadi mitra kerja Pemda selama ini dan sangat berharap agar kolaborasi nyata antara pemerintah dan Unkhair Ternate dapat terus berlangsung,” ujar Jamaludin Badar.

Sementara itu Rektor Unkhair, Prof. Dr. Husen Alting menyampaikan  terima kasih kepada Pemerintah Kota Tikep yang telah merespons dan membantu Unkhair selama ini serta telah berkontribusi untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Maluku Utara.

Tidore Kepulauan sejak lama telah diusulkan agar arah pengembangan pembangunan Tikep dapat difokuskan  pada sektor pendidikan yang kemudian dibarengi dengan kepariwisataan. Karena kedua hal tersebut dapat memberi dampak percepatan pembangunan kota menjadi maju dan berkembang.

“Momentum Sarasehan  dapat diarahakan pada diskusi kedua sektor tersebut, karena dua sektor ini dapat membangun ekonomi Kota Tikep, dengan catatan kita harus kreatif, harus inovasi dan kurangi destinasi dengan makanan yang instan, sehingga Sarasehan ini akan memberikan kontribusi untuk menguatan RPJMD Kota Tikep, karena  kurang lebih dua atau tiga bulan kedepan RPJMD Kota Tikep akan disahkan,” ujar Husen Alting.

Pelaksanaan Sarahsehan tersebut diakhiri dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang meliputi beberapa bidang diantaranya, bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan beberapa bidang lainnya.

Dengan adanya MoU ini diharapkan dapat mengembangkan dan meningkatkan kerja sama antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan Universitas Khairun Ternate.

Sumber : https://rri.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0
    0
    PESANAN SAYA
    Troli KosongMau Belanja
      Masukkan Voucher